Blimbing (6/12), SDTQ Al Ihsan melaksanakan kegiatan Sumatif Akhir Semester (SAS) ganjil bagi santri kelas 1 hingga 6 pada tanggal 6-11 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk evaluasi hasil belajar santri selama satu semester.
Setiap hari, rangkaian kegiatan SAS diawali dengan sholat dhuha berjamaah dan zikir pagi. Seluruh santri mengikuti sholat dengan khusyuk sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama sebelum memulai ujian. Di hari pertama kegiatan SAS ganjil dibuka dengan apel pagi yang berlangsung di halaman sekolah. Apel pagi diikuti oleh seluruh santri, asatidz dengan suasana tertib dan rapi.
Pada apel pagi tersebut, Kepala Sekolah SDTQ Al Ihsan, Ustadz Imam Muslihin menyampaikan amanat yang berisi motivasi belajar dan mengerjakan ujian dengan baik agar memperoleh hasil yang maksimal. Dalam amanatnya, beliau mengingatkan para santri untuk memersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, menjaga fokus, membaca soal dengan teliti, mengatur waktu pengerjaan, tetap tenang selama ujian berlangsung, serta bertanya kepada asatidz pengawas jikalau terdapat soal yang belum dipahami. Selain itu, santri juga ditekankan pentingnya sikap jujur dan bertanggung jawab dalam mengerjakan setiap soal. Selain itu ``belajar dan mengerjakan ujian dengan sungguh-sungguh merupakan bentuk bakti anak-anak kepada orang tua kalian di rumah``, tutur Ustadz Imam.
Antusiasme santri terlihat jelas sejak awal kegiatan. Para santri mengikuti apel pagi dengan barisan yang rapi dan semangat yang tinggi. Kekompakan semakin tampak ketika seluruh santri mengenakan kalung ujian sebagai identitas peserta SAS ganjil.
Pelaksanaan ujian berlangsung secara bertahap 6 hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Santri mengikuti setiap sesi ujian dengan tertib dan sungguh-sungguh. Suasana ruang ujian terpantau kondusif, sehingga santri dapat mengerjakan soal dengan nyaman. Para asatidz mendampingi dan mengawasi jalannya ujian dengan penuh tanggung jawab, sekaligus memberikan arahan apabila terdapat hal-hal yang perlu diperjelas.
Selama kegiatan berlangsung, koordinasi antar asatidz berjalan dengan baik. Hal ini mendukung kelancaran pelaksanaan Sumatif Akhir Semester, mulai dari pengondisian santri, pendistribusian soal, hingga pembagian pengawasan selama ujian. Kedisiplinan waktu dan kerapian administrasi menjadi perhatian penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana.
Melalui kegiatan Sumatif Akhir Semester ganjil ini, diharapkan santri tidak hanya memeroleh hasil akademik yang optimal, tetapi juga semakin terbiasa bersikap disiplin, jujur, dan bertanggung jawab, sekaligus mandiri. Semoga seluruh usaha dan ikhtiar yang telah dilakukan membuahkan hasil terbaik serta menjadi bekal berharga bagi santri dalam proses belajar di semester selanjutnya dan seterusnya. Aamiin.